BAWA SAJAM, SATPOL PP AMANKAN 6 PEMUDA TAWURAN
By : noname Date : Jan 09, 2024 Categorie :

BAWA SAJAM, SATPOL PP AMANKAN 6 PEMUDA TAWURAN

Tim Alugoro Satpol PP Surabaya berhasil mengamankan enam pemuda yang diduga hendak tawuran di Jalan Embong Malang, Senin (8/1) pagi. Pengamanan pelaku tawuran tersebut merupakan tindaklanjut adanya aduan dari command center terkait adanya laporan indikasi tawuran. 

Yonas, selaku anggota Alugoro mengatakan, pihaknya mengamankan terduga tawuran tersebut saat berada di lantai 2 area Go Skate Surabaya. “Kita sempat tanyakan kepada rekan-rekan ojek online yang berada di depan area tawuran untuk memastikan apakah ada tawuran, dan ternyata saat dilokasi kita temukan 6 pemuda itu,” kata Yonas.

Saat mengamankan para pemuda tersebut, Yonas mengatakan pihaknya juga berkoordinasi dengan jajaran samping guna menindaklanjuti laporan tersebut. “Kami langsung berkoordinasi dengan jajaran samping, dengan sigap kami menuju ke lokasi untuk menyisir para pemuda tawuran itu,” kata Yonas. 

Yonas menambahkan, barang bukti yang berhasil diamankan dari enam pemuda berupa senjata tanam (sajam) berupa pedang samurai. “Saat di lokasi kami dapati sajam berupa samurai, dan sebelum kami amankan mereka juga sempat menghindari petugas,” jelas Yonas. 

Lebih lanjut, Yonas menyebut bahwa pihaknya telah menyerahkan keenam pemuda tersebut ke Polsek Tegalsari guna pemeriksaan lebih lanjut. 

Ditemui di ruangannya, M. Fikser selaku Kasatpol PP Surabaya, mengatakan pihaknya akan terus melakukan patroli di malam hari guna kurangi adanya tindak kejahatan di malam hari. Fikser mengatakan, pihaknya akan secara masif lakukan penyisiran dibeberapa titik yang terindikasi sering dijadikan sebagai tempat tawuran. 

“Kami (Satpol PP) akan terus lakukan patroli dan penyisiran jalan. Tidak hanya pada tawuran saja, tetapi kami juga akan menjaring anak-anak yang kedapatan sedang balap liar atau sedang melakukan pesta miras,” kata Fikser. 

Tak hanya itu, Fikser juga ingatkan para orang tua untuk selalu memastikan anak-anak untuk tidak keluar rumah di malam hari. “Para orang tua harus lebih ditingkatkan lagi kepedulian dan rasa sayangnya kepada anak-anak. Pastikan jam 10 malam di ada di dalam rumah,” pungkas Fikser.


Share This :