Razia Pengamen, Satpol PP Kota Surabaya temukan Alat Hisap Sabu
By : sendy Date : Jun 05, 2018 Categorie : Operasi

RAZIA PENGAMEN, SATPOL PP KOTA SURABAYA TEMUKAN ALAT HISAP SABU

Tim Odong-odong Satpol PP Kota Surabaya mengamankan dua pengamen jalanan. Kedua pengamen ini selalu mengamen di Jalan Demak khusunya di perempatan lalu lintas.

Kedua pengamen tersebut yaitu Ba (31) dan Ge (17), keduanya warga Surabaya. Menurut Ba, dia sudah lama berpindah-pindah tempat untuk mencari hiburan.

“Saya selalu ditangkap Tim Odong-Odong. Empat hari yang lalu saya kabur dari Liponsos,” kata Ba, Selasa (5/6) siang.

"Saya tidak nyaman disana. Saya kabur memilih untuk mengamen di jalanan," imbuhnya.

Ia mengaku dalam sehari bisa dapat Rp 50  ribu hingga Rp 75 ribu lebih. Uang dipakai untuk kehidupan sehari-hari.

Ba, yang tidak lulus SMP, menambahkan, meskipun senang, dia juga merasa malu karena ditangkap Satpol PP. Sebab, sebanyak lima kali Ba tertangkap Satpol PP Kota Surabaya.

Senada dengan Ba, Ge mengaku senang karena merasa dimanusiakan oleh petugas Satpol PP Kota Surabaya. Dia tidak cuma ditangkap, tetapi dinasihati.

“Tapi, saya tidak ingin ditangkap lagi. Bagimanapun saya pengamen, tetap bertemu dan kejar-kejaran dengan petugas saat tertangkap,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu petugas admin Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Satpol PP Kota Surabaya, Akhmad Rofiq, mengatakan, pengamen tersebut ditangkap di Demak. Saat itu, mereka sedang berada di lampu merah.

“Kami juga menemukan barang bukti alat hisap. Kami amankan semuanya di kantor Satpol PP,” papar Rofiq.

Para pengamen yang terjaring kemudian didata untuk keperluan kelengkapan identitas. Selain itu, kedua pengamen juga melakukan proses tes kesehatan dari pihak Dinas Kesehatan.

“Hasilnya postif narkoba. Keduanya segera diserahkan kepada pihak BNN Kota Surabaya untuk proses lebih lanjut,” tambah Rofiq.

Ba mengaku, pil E 10 menjadi konsumsi setiap hari. Uang Rp 3.500 selalu dikeluarkan untuk 5 butir pil yang dikonsumsi.

“Badan berasa segar setelah minum pil.  Apabila saya buat mengamen, badan saya tidak capek,” imbuh Ba.(sendy/humpolpp)


Share This :

Related Posts

Diklat Water Rescue Ditutup dengan Aksi Memukau Tri Mas Kintir By : sendy Date : Jan 01, 1970

Pelatihan water rescue yang diadakan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Badan Nasional Pencarian dan

Tiada Hentinya, Satpol PP Kota Surabaya Ingatkan Warga Bantaran Sungai JMP By : sendy Date : Dec 21, 2017

Satpol PP Kota Surabaya melaksanakan sosialisasi kepada para pemilik bangli dan PKL di sepanjang ban

Penutupan Surabaya Cross Culture, Pemkot Surabaya Dapat Nilai Tertinggi By : sendy Date : Jul 20, 2018

Gelaran tahunan Surabaya Cross Culture Festival tahun ke-14 resmi ditutup oleh Wali Kota Surabaya Tr

Komentar

Tambah Komentar

Send