ARTIKEL TERBARU

Tak berizin, Satpol PP Kota Surabaya segel swalayan

Satpol PP Kota Surabaya kembali menyegel toko swalayan karena kurangnya persyaratan izin operasional, serta terkait penegakan Peraturan Daerah (Perda). Swalayan Alfamart yang sudah berdiri sejak tahun 2012 dan berada di lokasi San Antonio dan San Diego Surabaya ini dinilai melakukan pelanggaran Perda tentang penataan toko swalayan di Kota Surabaya.


Tindakan penyegelan ini didampingi oleh Dinas Perdagangan, serta Kelurahan dan Kecamatan. Sebelumnya, Dinas Perdagangan sudah memberikan surat panggilan dan tiga kali surat peringatan kepada pemilik Alfamart namun belum ada respon.


Dinas Perdagangan melanjutkan tindakan dengan melayangkan bantib kepada Satpol PP Kota Surabaya. Pantauan dilokasi penyegelan, Kamis (5/10/2017), pihak Alfamart telah menghentikan aktivitas swalayan mereka sendiri, sehingga petugas  hanya melanjutkan dengan melakukan penempelan stiker pelanggaran pada bangunan swalayan.


“Disini petugas hanya menempelkan stiker pelanggaran dan kami menghimbau kepada pihak Alfamart jangan sekali-kali untuk membuka segel sendiri. Tindakan ini dilakukan demi menegakkan Perda 8/2014 yang mengacu pada penataan toko swalayan seperti SIUP sehingga pihak Alfamart harus segera mengurus izin mereka,” kata Kepala Seksi Pembinaan dan Penyelidikan Satpol PP Kota Surabaya, Iskandar Zakaria.


Konsultan Alfamart, Pratanto Galih, mengatakan sampai saat ini masalah perizinan sudah ditangani, hanya kelengkapan izinnya saja yang masih kurang. “Perihal izin Alfamart di kawasan ini masih dalam proses dan diperkirakan minggu depan sudah dapat beroperasi kembali,” tandasnya.


Iskandar menambahkan apabila perizinan sudah lengkap, nantinya akan dilakukan pembukaan segel. Pasalnya, pihak Alfamart hingga saat ini belum mengantongi izin. (sendy/humpolpp)



HUBUNGI KAMI

Silahkan kirimkan kritik dan saran Anda mengenai Satuan Polisi Pamong Praja Kota Surabaya melalui form di bawah ini