ARTIKEL TERBARU

Pembangunan Hotel Platinum Surabaya melanggar peraturan daerah kota Surabaya

Pembangunan Hotel Platinum yang direncanakan di Jalan Tunjungan Surabaya ini ditertibkan oleh Satpol PP Kota Surabaya. Pembangunan ini dihentikan karena melanggar peraturan daerah (perda) Kota Surabaya, Kamis (27/7/2017).


Satpol PP Kota Surabaya juga membongkar partisi dan reklame yang menutupi pedestrian sekitar 2 meter. Adanya pembongkaran rekame tersebut karena melanggar dua perda sekaligus, yakni Perda No. 6 tahun 2013 tentang IMB dan Perda No. 10 tahun 2000 tentang penggunaan jalan.


Sebelum pembongkaran, Kepala Satpol PP Kota Surabaya Irvan Widyanto meminta dinas-dinas untuk menjelaskan pelangggaran Adhi Persada Bangunan selaku pihak kontraktor Hotel Platinum Surabaya.


“Bapak sudah tahu pelanggarannya dimana? Semuanya sudah dijelaskan oleh dinas masing-masing jadi Bapak sudah dengar apa saja kesalahanya dan Bapak mengaku salah. Sekarang boleh saya tertibkan ya,“ tutur Irvan kepada perwakilan kontraktor, Kamis (27/7/2017).


Pembongkaran langsung dilakukan setelah semuanya jelas. Pihak Adhi Persada Bangunan selaku kontraktor Hotel Platinum mengakui pelanggaran yang dilakukan. Anggota Satpol PP bersama dengan BPB-Linmas, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang serta Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan membongkar partisi dan tiang reklame.


Atas dasar perda itulah, pembangunan hotel Platinum Surabaya dihentikan sementara oleh pemkot Surabaya sampai menunggu kelengkapan izin pembangunan.  (sen/humpolpp)



HUBUNGI KAMI

Silahkan kirimkan kritik dan saran Anda mengenai Satuan Polisi Pamong Praja Kota Surabaya melalui form di bawah ini