ARTIKEL TERBARU

Command Center Surabaya didatangi Konjen Amerika

Genap di usia yang pertama, Command Center Surabaya yang merupakan salah satu inovasi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam pusat layanan kendali darurat permasalahan (kebakaran, tindak kejahatan, pohon tumbang, kecelakaan, banjir) aduan warga kota Surabaya. Aduan warga langsung mendapat respon cepat dari para petugas.


Para petugas yang terlibat dari berbagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD) ditugaskan di Command Center Surabaya yaitu Satpol PP, BPB-LInmas, Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial, Dinas Pengendalian Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas PU Bina Marga dan Pematusan, dan Dinas Komunikasi dan Informatika. Kini, Polrestabes Surabaya juga terlibat. Tentunya, para petugas ini disinergikan dalam Command Center untuk menerima aduan warga dan memantau kondisi kota selama 24 jam.


Upaya ini, ternyata mendapatkan atensi dari Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat yang berada di Surabaya. Perwakilan Konjen AS di Surabaya ini sangat antusias akan perkembangan inovatif layanan Command Center Surabaya, Kamis (27/7/2017).


dr.  Albert A. Wahyudi dan foreign service national investigator Sylvia C. Hermanto mengakui sangat kaget awalnya dengan layanan aduan respon cepat ini. Beberapa para staf kedutaan yang berada di Surabaya masih belum mengetahui adanya layanan 112 ini.


“Dalam satu hari ada berapa permasalahan sih yang dapat direspons oleh Command Center? Apabila ada pihak konjen AS yang mengakses layanan ini apakah petugas bisa berbahasa Inggris yah?” ungkap Sylvia.


Kepala Bagian Administrasi Kerjasama Dewi Wahyu Wardani menjelaskan setiap harinya ada sekitar 15 (lima belas) jenis permasalahan pengaduan yang ditangani oleh Command Center. Permasalahan aduan yang ditangani meliputi kecelakaan, kebakaran, bencana, tindak kriminal, dan masih banyak lagi.


 “Apabila staf kedutaan menghubungi Command Center Surabaya maka petugas bisa langsung merespon karena petugas sudah terlatih dengan adanya pelatihan bahasa Inggris tiap minggunya.” tutur Kabid Linmas Eko Yudi Handono.


Perwakilan konjen AS memberikan apresiasi yang positif bagi Pemkot Surabaya yang telah memberikan pelayanan publik bagi warga Surabaya. Selain itu acungan jempol diberikan kepada petugas Command Center yang bertugas selama 24 jam dengan tiga shift melayani aduan warga Surabaya.


“Mereka sangat bangga akan kualitas layanan ini yang ada di Surabaya. Sebenarnya ada tujuh staf yang akan hadir disini tetapi karena mereka berhalangan hadir semua maka yang diutus hanya dua dan yang pasti mereka akan memberikan informasi baru kepada teman staf lainnya yang ada di konjen AS Surabaya,” ungkap Dewi.


Command Center sudah menjadi barometer bagi nasional dan kedepannya akan menjadi percontohan internasional dalam penanganan layanan publik. Pemkot Surabaya tak henti-hentinya akan memperhatikan Command Center Surabaya sebagai layanan efektif untuk warga Surabaya (sendy/humpolpp)

 



HUBUNGI KAMI

Silahkan kirimkan kritik dan saran Anda mengenai Satuan Polisi Pamong Praja Kota Surabaya melalui form di bawah ini